diy

Tampilkan postingan dengan label Curcol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curcol. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Agustus 2021

Kisahku dengan sosok DIA

Kisah asmaraku tidak semulus orang lain yang berakhir dengan bahagia. 

Aku pernah berada pada fase yang sudah tidak bisa percaya lagi dengan yang namanya CINTA. Karena buatku hal itu hanya akan terjadi 1 kali dalam hidup kita. Namun hal itu dipatahan saat aku mengenal satu pria. Dia datang dengan memberikan yang disebutnya dengan rasa sayang dan rasa cinta untukku. Dia juga yang membuka kembali mata hatiku untuk bisa percaya lagi dengan yang namanya CINTA. Ketika aku mengenalnya, aku tampak ragu untuk bisa mempercayainya. Namun di satu sisi aku akui dia orang kedua yang dapat membuatku merasa sangat nyaman ketika bersamanya setelah orang yang dari masalaluku. Semua berawal dari sini. Kisahku yang indah dan tidak menyenangkan semua tergantung dengan kendali dari dia. Dia siapa sih sebenarnya????

Dia orang yang sudah buat aku untuk bisa mencintai lagi. Dia adalah orang yang sudah buat aku untuk dapat berucap cinta lagi. Dia orang yang bisa buat moodku untuk berubah-rubah. Dia yang buat aku bisa merasakan sedih karena sikapnya. Dia seolah-olah menjadi orang yang mengendalikan perasaanku. Perasaanku bisa senang dan bisa sedih karena dia. Sungguh besar perannya dalam hidupku. Namun semua tidak berjalan mulus.

Aku harus melewati berbagai rintangan.

Aku selalu merasa semua ini tidak adil bagiku.

Aku selalu merasa terintimidasi oleh keadaan.

Aku sendiri sudah sangat lelah dengan kondisi ini. Kondisi dimana aku harus menahan perasaan gelisah setiap hari nya. Aku sudah lelah dengan sandiwara yang ada di depanku saat ini.

Rasa kepercayaanku dengan dia kandas begitu saja karena ulahnya sndiri. Kini untuk bisa percaya lagi sangat susah aku capai sampai akhirnya aku menyakiti diriku sendiri.

Bahkan ketika datang orang lain dengan membawa sejuta perasaan sayangnya untukku, aku malah mengabaikan keberadaannya hanya karena masih berjuang untuk dia yang sudah menghancurkan kepercayaanku.

Kini yang terjadi sudah tidak sesuai dengan apa yang aku harapkan sejak awal. Yang terjadi saat ini hanyalah perasaan yang tersakiti. Yang menyakiti adalah diriku sendiri bukan dia. Aku tidak pernah menyesali perkenalanku dengan dia, walaupun akan berakhir menyakitkan seperti saat ini. Entah apa yang membuat aku merasa tersakiti. Aku malah sangat berterimakasih dengan dia, karena dia aku masih bisa percaya kalau Cinta itu memang ada. Saat ini hanya ada satu pertanyaan yang berkeliling di kepalaku.

Kenapa????

Kenapa aku selalu merasa tersakiti??

Kenapa aku selalu merasa dikecewakan??

Kenapa semua harus terjadi padaku??

Ketika pertanyaan itu yang selalu muncul dalam benakku seketika air mata ini juga ikut menetes. Untuk pertama kalinya lagi aku merasakan hal seperti ini lagi setelah beberapa tahun lamanya. Semua yang terjadi saat ini bener-bener membuatku harus mengingat kembali kejadian pada masalaluku yang sudah aku tutup dan berharap tidak akan pernah aku buka lagi. 

Terus, apa hubungannya dia yang ada dimasalaluku dengan dia yang ada saat ini?????

to be continued......


Senin, 20 Desember 2010

Sekisah Bersamanya

Aku hanyalah manusia biasa yang juga mempunyai perasaan yang lemah. Saat dimana perasaan itu datang ketika semua orang sudah tidak pernah ada lagi untukku. Sahabat yang dulu selalu mendukung dan suport aku kini sudah menjadi orang asing yang hampir saling tak mengenal satu sama lainnya. Saling menyindirkan kata - kata yang membuat sakit hati. Saling menjelek - jelekan satu sama lainnya. Entah sampai kapan semuany akan berlanjut. Hati yang lemah ini hanya bisa menunggu saat semua itu berakhir. Entah akan berakhir indah atau sedih. Semua hanya Tuhan yang tahu. Aku hanya mengharapkan semua yang terjadi adalah yang terbaik buat semuanya. Walaupun nanti pada akhirnya aku akan berpisah dengan mereka, segala semua kenangan saat bersamanya tak akan pernah kulupakan sampai akhir hidupku nanti. Bahwa aku pernah memiliki sahabat - sahabat yang selalu menjagaku. Sahabat yang selalu mendengarkan cerita - ceritaku. Sahabat yang selalu menegurku saat aku berbuat salah. Sahabat yang selalu menemani hari - hariku baik suka maupun duka. Sahabat yang selalu membelaku dari orang - orang yang hendak menjailiku. Sahabat yang selalu berada saat aku inginkan. Semuanya itu kini hanyalah KENANGAN. Kenangan yang indah dengan mereka sahabatku. Kenangan saat hunting bersamanya ke berbagai tempat wisata. Sungguh banyak kenangan yang tidak bisa aku lupakan begitu saja. Persahabatan yang sudah lama dibangun kini akan hancur hanya karna keegoisanku.,itu pendapat mereka. Sedangkan mereka berpendapat seperti itu tanpa mau tahu bagaimana yang kurasakan saat melihat dokumentasi mereka hunting bersenang - senang tanpa kehadiranku ditengah - tengah mereka. Bagaimana perasaanku saat melihat semua adegan tersebut??????
SAKIT. PERIH. Suatu luka yang semakin hari semakin digoreskan sedikit demi sedikit hingga tak tersisa. Namun apa dayaku. Aku hanya bisa tersenyum melihat semuanya karena menurutku mereka sudah tidak membutuhkan aku disisi mereka lagi. Dengan bukti yang sudah jelas. Dokumentasi, pengabadian hunting mereka terpampang jelas di situs sosial. Semua membuat hatiku teriris. Dibalik senyumku terdapat kesedihan yang mendalam. Perlahan - lahan semua akan menjauh dari hidupku. Kini hidupku tiada lagi ada sahabat. Tiada ditemani sahabat yang dulu setia ada untukku. Tiada sahabat yang dulu selalu menemani kesendirianku. Semua akan ada hikmahnya walau berat bagiku tapi semua akan kulakukan demi kebahagiaan semuanya. Kini aku akan belajar hidup sendiri TANPA SAHABAT. Hanya akan ada teman byasa yang akan menemaniku. Melihat mereka tersnyum bahagia sudah memberikan kebahagiaan pula buatku. Aku hanya bisa menikmati semuanya dari kejauhan. Sudah tidak seperti dahulu yang merasakan kebahagiaan bersama - sama. Merasakan kesedihan bersama - sama. Saat ini aku hanya memikirkan hidupku kedepanny. Tanpa terpuruk terlalu dalam lagi ke masalah itu. Keyakinanku pada mereka akan tetap. Rasa sayangku pada merekapun akan sama seperti dulu. Aku hanya berharap dapat merasakan semuanya kembali seperti dulu. Tertawa, menangis bersama.
Aku rindu saat itu.
Tuhan hanya padaMu kini ku berharap. Berharap semuanya bisa kembali seperti semula. Kalupun tidak akan bisa kembali lagi, biarkanlah saya menikmati kebahagiaan mereka dari kejauhan. Selalu pancarkan senyuman di bibir mereka, jagan biarkan mereka meneteskan air mata.
Itu permintaan saya Tuhan.
AKU SAYANG SAHABAT - SAHABATKU.,,
:)